Alat Pembangkit Suara Ultrasonik Otomatis untuk Merangsang Pembukaan Stomata Tanaman Menggu- nakan Mikrokontroler ATMega328P yang Dilengkapi dengan Panel Surya

DOI: https://doi.org/10.14710/jtsiskom.2.4.2014.288-297
Copyright (c) 2014 Jurnal Teknologi dan Sistem Komputer

Article Metrics: (Click on the button below to see the detail)

Article Info
Submitted: 2016-07-14
Published:
Section: Articles
Salah satu teknologi pertanian yang belum termanfaatkan adalah penggunaan gelombang suara yang tepat untuk merangsang pembukaan stomata tanaman. Penelitian tentang pengaruh pemberian gelombang suara dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas tanaman juga telah dilakukan di Indonesia. Pemberian pancaran gelombang suara berfrekuensi 3500 – 5500 Hertz pada beberapa tanaman agrokultura mampu meningkatkan hasil pipìlan jagung kering 37,5%, bawang merah 18,5%, kentang 21,7%, jahe gajah 88,4%, jahe kapur 127% dengan kenaikan kadar olcoresìn 0,22%, tembakau 31,8% dengan peningkatan kadar nikolin 0,38% serta peningkatan hasil kedelaì 19% dengan peningkatan kadar protein 7,3%. Alat terdiri atas perangkat keras dan perangkat lunak. Perangkat keras diimplementasikan dengan menggunakan mikrokontroler AVR Atmega328P yang mengintegrasikan sensor suhu DS18B20 dan RTC (real time clock) DS1302. Gelombang dibangkitkan oleh modul DDS (Direct Digital Synthesizer) AD9850 dengan frekuensi dapat diatur lewat program (programmable). Agar alat ramah lingkungan, pengisian daya aki/baterai berasal dari panel surya 10 Watt. Perangkat lunak dibuat menggunakan bahasa C dengan Arduino IDE yang kompatibel dengan mikrokontroler AVR. Hasil pengujian menunjukkan alat mampu bekerja secara otomatis dalam membangkitkan gelombang suara dan mampu merangsang pembukaan stomata pada tanaman jagung.

Keywords

Teknologi Pertanian; Gelomabang Suara; Stomata; ATMega328p; Arduino

  1. Priguna Septia Putra 
    Program Studi Sistem Komputer, Universitas Diponegoro , Indonesia
  2. Adian Fatchur Rochim 
    Program Studi Sistem Komputer, Universitas Diponegoro , Indonesia
  3. Eko Didik Widianto 
    Program Studi Sistem Komputer, Universitas Diponegoro , Indonesia
  4. Mentary Putri Pratami 
    Jurusan Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Diponegoro , Indonesia