Implementasi Policy Base Routing dan Failover Menggunakan Router Mikrotik untuk Membagi Jalur Akses Internet di FMIPA Unnes

DOI: https://doi.org/10.14710/jtsiskom.5.2.2017.57-61
Copyright (c) 2017 Jurnal Teknologi dan Sistem Komputer

Article Metrics: (Click on the Metric tab below to see the detail)

Article Info
Submitted: 2016-12-20
Published: 2017-04-30
Section: Articles
Fulltext PDF Tell your colleagues Email the author

Increasing requirement for information in every year become an important requirement for every society, organizations, and others institution. Semarang State University (Unnes) had using online information systems in every aspect. It needs high speed and reliable internet connection, so the using of two Internet Service Provider (ISP) or public pathways are highly commended. Internet access point density due to the number of users such as students, faculty, and employees to be one of the factors that can interfere with such information systems. Routing settings on Mikrotik router become one of the solutions to reduce density access of internet. The useful of policy-base routing is to separate the path which will be passed when the accessing the Internet and the useful of failover technique is to move path automatically if one access point (ISP) impaired / down. Comparison before and after applying these two techniques while accessing the Unnes information systems results increasing access speed with 4 ms response time faster than before used policy base routing.

Pertumbuhan dan kebutuhan akan informasi semakin tahun menjadi sebuah kebutuhan vital bagi setiap masyarakat pada umumnya dan bagi organisasi maupun lembaga pendidikan pada khususnya. Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang telah lama menggunakan sistem informasi secara online dalam setiap aspek, membutuhkan internet yang cepat dan handal sehingga penggunaan dua Internet Service Provider (ISP) atau jalur publik sangat dianjurkan. Kepadatan jalur akses internet akibat banyaknya pengguna yaitu mahasiswa, dosen, dan karyawan menjadi salah satu faktor yang dapat mengganggu sistem-sistem informasi tersebut. Pengaturan routing pada router Mikrotik menjadi salah satu solusi untuk mengurangi kepadatan jalur akses internet. Policy base routing dapat berguna untuk memisahkan jalur mana yang akan dilewati pengguna saat mengakses internet dan teknik failover berguna untuk memindahkan jalur otomatis jika salah satu jalur akses (ISP) mengalami gangguan/down. Perbandingan sebelum dan setelah menerapkan kedua teknik tersebut saat mengakses sistem-sistem informasi milik Unnes menunjukkan tingkat hasil kecepatan akses yang berbeda, yang menghasilkan waktu response lebih cepat 4 ms dibandingkan sebelum penggunaan policy base routing.

Keywords

internet; sistem informasi; router; policy base routing; failover

  1. Ryo Pambudi  Orcid
    Program Studi Teknik Informatika, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
  2. Much Aziz Muslim 
    Program Studi Teknik Informatika, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
  1. F. J. Bhayangkara, and I. Riadi, “Implementasi Proxy Server dan Load Balancing Menggunakan Metode Per Connection Classifier (PCC) Berbasis Mikrotik (Studi kasus: Shmily.net)”, Jurnal Sarjana Teknik Informatika, vol.2, no.2, 2014
  2. D. Sutadi, G. Bilardo, R. Bastian, and R., B. Mulianto, “Analisis dan Optimalisasi Jaringan Pada Pt Next Generation Wave”, Jurnal Teknik Komputer, vol.20, no.01, 2012
  3. M. A. Muslim, “Pengembangan Sistem Informasi Jurusan Berbasis Web untuk Meningkatkan Pelayanan dan Akses Informasi”, Jurnal MIPA, vol.35, no.1, 2012
  4. T. Andrasto, “Pengembangan Sistem Database Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Dosen Unnes”, Jurnal Teknik Elektro, vol.5, no.2, 2015
  5. F. R. Doni, “Optimalisasi Jaringan Wireless Dengan Router Mikrotik Studi Kasus Kampus BSI Tangerang”, Evolusi, vol.2, no.1, 2015
  6. R. R. Shofiyan, “IP Policy Based Routing Simple Load Balancing Metode PCC Dengan Failover Queue Tree Model PCQ Di MikroTik Pada Badan Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika (BMKG)”, Skripsi, Universitas Dian Nuswantoro, 2014.
  7. I. E. Putra, “Perancangan Jaringan Hotspot Berbasis Mikrotik Router OS 3.3.0”, Jurnal TeknoIf, vol.1, no.1, 2013
  8. Y. Osadhani, I. Wijaya, and A. S. Pratama, “Analisis dan Implementasi Teknik Failover dan Filtering Content pada PT. Budiman Sejahtera Development”, PhD. Thesis, BINUS, Indonesia, 2015.
  9. A. E. Maulana, B. Pawitra, E. Setiawan, and R. Shaleh, “Sistem Optimasi Pembebanan Jaringan dengan Koneksi Internet Ganda Menggunakan Mikrotik 2012”, PhD. Thesis, BINUS, Indonesia, 2012.
  10. E. Arianto, M. Sholeh, and E. K. Nurnawati, “Implementasi Load Balancing Dua Line ISP Menggunakan Mikrotik Routeros Studi Kasus Sistem Jaringan LAN di PT. Wahana Semesta Bangka (Babel Pos)”, Jurnal Jarkom, vol.1, no.2, 2014